BNPB Kebut Pemulihan Pascabencana Sumatera, Data Kerusakan di Aceh dan Sumut Ditarget Rampung 10 Hari

Rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dan Pemerintah digelar di Kota Banda Aceh pada Sabtu (10/1).
Rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dan Pemerintah digelar di Kota Banda Aceh pada Sabtu (10/1). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, BANDA ACEH – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengikuti rapat koordinasi strategis terkait percepatan pemulihan pascabencana wilayah Sumatrea yang digelar di Banda Aceh, Sabtu (10/1).

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 1 Tahun 2025 mengenai pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk penanganan bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca Juga: BNPB Pimpin Rapat Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera Barat

Agenda lintas kementerian dan lembaga ini diinisiasi oleh Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama Satgas Pemerintah.

Fokus utamanya adalah mengurai masalah lapangan dan mencari solusi terintegrasi untuk tiga provinsi yang terdampak banjir dan longsor.

Kejar Target Sebelum Ramadan

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Ketua Satgas Pemerintah Tito Karnavian, Ketua Satgas DPR RI Sufmi Dasco, serta jajaran menteri teknis seperti Menteri PU, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, dan Sekretaris Utama BNPB.

Dalam pertemuan ini, Tito Karnavian menekankan urgensi waktu pengerjaan pemulihan.

“Upaya pemulihan pascabencana ini harus dioptimalkan pada rentang waktu saat ini mengingat pada pertengahan bulan Februari mendatang, sebagian masyarakat Indonesia termasuk di wilayah terdampak bencana Sumatra mulai melaksanakan ibadah puasa Ramadhan,” kata Tito Karnavian.

Terdapat sebelas poin utama yang menjadi fokus tugas Satgas, meliputi percepatan pembersihan lumpur, perbaikan akses darat, penanganan pengungsi, pemulihan pemerintahan daerah, fasilitas kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi, rumah ibadah, dukungan tradisi meugang di Aceh, hingga pembentukan media center.

Baca Juga: Tinjau Sumbar, BNPB Cek Kualitas Pembangunan Hunian Sementara dan Tetap bagi Korban Bencana