Dulu Membenci, Sekarang Menjadi: Mengapa Squidward Adalah Cerminan Jujur Pekerja Gen Z dan Milenial

"Dulu kita membenci sikapnya yang pemarah, kini kita memahaminya. Simak mengapa Squidward Tentacles adalah representasi paling jujur dari pekerja Gen Z dan Milenial di tengah hustle culture."
Dulu kita membenci sikapnya yang pemarah, kini kita memahaminya. Simak mengapa Squidward Tentacles adalah representasi paling jujur dari pekerja Gen Z dan Milenial di tengah hustle culture. (Dok. Ist)

4. Burnout dan Keinginan untuk “Healing”

Satu-satunya hal yang diinginkan Squidward adalah kedamaian. Dia hanya ingin pulang, mandi air hangat, minum teh, dan tidak diganggu.

Namun, dunia (SpongeBob dan Patrick) selalu berisik dan menuntut perhatiannya.

Ini sangat relate dengan kondisi kita yang selalu terkoneksi.

Notifikasi WhatsApp grup kantor di malam hari, email di akhir pekan, dan tuntutan sosial membuat kita merindukan kesendirian seperti Squidward. Wajah lelahnya adalah wajah kita semua di hari Senin pagi.

5. Membenci Kapitalisme yang Serakah

Squidward tahu betul bahwa Tuan Krabs mencintai uang lebih dari nyawa karyawannya.

Tuan Krabs pernah menjual jiwa SpongeBob demi 62 sen.

Squidward adalah satu-satunya karakter yang sadar betapa tidak adilnya sistem kerja di Krusty Krab.

Dia sering menyuarakan protes (bahkan pernah memimpin pemogokan kerja), meskipun akhirnya sering gagal.

Skeptisisme Squidward terhadap atasan adalah cerminan sikap kritis pekerja modern terhadap korporasi yang sering kali tidak memanusiakan manusia.

Menjadi Squidward bukan berarti kita menjadi orang jahat.

Itu artinya kita mulai menetapkan batasan (boundaries).

Kita belajar bahwa pekerjaan hanyalah bagian dari hidup, bukan seluruh hidup kita.

Jadi, jika hari ini Anda merasa ingin marah-marah karena rekan kerja yang berisik atau bos yang pelit, jangan khawatir. Anda tidak sendiri.

Kita semua adalah Squidward pada waktunya.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Kita Perlu Menonton Spongebob? Lebih dari Sekadar Kartun Biasa

(Mira)