Bukan Sekadar Tahu Tempe: 6 Manfaat “Ajaib” Kacang Kedelai untuk Tubuh yang Sering Diremehkan

"Sering dianggap makanan sederhana, ternyata manfaat kacang kedelai luar biasa! Dari menjaga kesehatan jantung hingga bikin awet muda, simak 6 alasannya di sini."
Sering dianggap makanan sederhana, ternyata manfaat kacang kedelai luar biasa! Dari menjaga kesehatan jantung hingga bikin awet muda, simak 6 alasannya di sini. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Di Indonesia, kacang kedelai adalah primadona meja makan.

Hampir setiap hari kita bertemu dengannya dalam bentuk tahu, tempe, kecap, atau susu kedelai.

Karena harganya yang terjangkau dan mudah didapat, sering kali kita menganggap remeh “si kecil” berwarna krem ini.

Padahal, di dunia kesehatan global, kacang kedelai diakui sebagai superfood.

Baca Juga: Stop Rebus Sayuran Ini! 5 Jenis Sayur yang Justru Lebih Sehat Jika Dimakan Mentah

Ia adalah satu-satunya protein nabati yang memiliki profil asam amino lengkap, setara dengan daging hewan.

Jangan hanya memakannya karena murah, mulailah memakannya karena Anda tahu khasiatnya.

Berikut adalah 6 manfaat luar biasa kacang kedelai bagi kesehatan tubuh Anda.

1. Sahabat Terbaik Jantung Anda

Penyakit jantung masih menjadi pembunuh nomor satu di dunia.

Kabar baiknya, rajin mengonsumsi kedelai bisa menurunkan risiko tersebut.

Kedelai kaya akan lemak tak jenuh ganda yang sehat.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rutin protein kedelai (seperti tempe rebus atau susu kedelai murni) dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) secara signifikan tanpa mengganggu kadar kolesterol baik (HDL).

Ini artinya, pembuluh darah Anda akan lebih bersih dari plak penyebab stroke dan serangan jantung.

2. Rahasia Kulit “Awet Muda”

Ingin kulit yang lebih kencang dan bercahaya? Jangan hanya mengandalkan skincare mahal.

Kedelai mengandung senyawa tanaman bernama isoflavon.

Senyawa ini bekerja mirip dengan antioksidan yang melindungi sel kulit dari kerusakan akibat sinar UV dan polusi.

Selain itu, isoflavon juga membantu meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi kerutan halus, membuat Anda tampak lebih segar dan awet muda secara alami.

3. Meredakan Gejala Menopause

Bagi wanita yang memasuki usia paruh baya, penurunan kadar estrogen sering kali menyebabkan gejala tidak nyaman seperti hot flashes (rasa panas tiba-tiba pada tubuh), perubahan suasana hati, dan kelelahan.

Isoflavon dalam kedelai berfungsi sebagai fitoestrogen (estrogen alami dari tumbuhan).

Mengonsumsi kedelai secara teratur dapat membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh, sehingga gejala menopause terasa lebih ringan dan tidak menyiksa.

4. Penguat Tulang (Mencegah Osteoporosis)

Semakin bertambah usia, kepadatan tulang kita akan menurun.

Kedelai adalah sumber kalsium, magnesium, dan tembaga yang sangat baik.

Ketiga mineral ini, ditambah dengan kandungan isoflavon, bekerja sama untuk memperkuat struktur tulang.

Rutin mengonsumsi olahan kedelai sejak muda adalah investasi jangka panjang agar Anda terhindar dari risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis di masa tua nanti.

5. Solusi Diet Mengenyangkan

Sedang berusaha menurunkan berat badan? Masukkan tempe atau edamame ke dalam menu diet Anda.

Kedelai memiliki kandungan serat dan protein yang sangat tinggi.

Protein membutuhkan energi lebih banyak untuk dicerna oleh tubuh (efek termik), yang berarti metabolisme Anda akan bekerja lebih keras.

Selain itu, serat yang tinggi membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga mencegah keinginan untuk ngemil makanan manis atau berminyak.

6. Alternatif Protein Terbaik Pengganti Daging

Bagi Anda yang ingin mengurangi konsumsi daging merah (flexitarian) atau beralih menjadi vegetarian, kedelai adalah raja.

Tidak seperti sumber protein nabati lainnya, kedelai adalah “protein lengkap”.

Artinya, ia mengandung sembilan jenis asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, yang biasanya hanya ditemukan pada daging, ikan, atau telur.

Catatan Penting:

Meskipun manfaatnya segudang, konsumsilah kedelai dengan bijak.

Bagi penderita asam urat tinggi, disarankan untuk membatasi konsumsi olahan kedelai (terutama yang digoreng) dan berkonsultasi dengan dokter, karena kandungan purinnya yang moderat.

Tahu dan tempe bukan sekadar lauk tanggal tua.

Itu adalah paket nutrisi lengkap yang menjaga jantung, tulang, dan kulit Anda tetap sehat.

Jadi, sudahkah Anda makan olahan kedelai hari ini?

Baca Juga: Sering Bikin Bingung, 5 Makanan Ini Sebenarnya Buah Bukan Sayur

(Mira)