“Pengawasan alat angkut di jalur keberangkatan dan kedatangan kami lakukan secara konsisten. Selain melakukan tindakan karantina, kami juga mengedukasi pelintas agar memahami komoditas apa saja yang dibatasi maupun dilarang serta persyaratan yang harus dipenuhi,” ujar Swiet Sinay.
Ia menambahkan, peran serta dan kepatuhan masyarakat sangat krusial dalam menjaga wilayah perbatasan dari ancaman biologis.
Karantina Kalbar berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam melindungi sumber daya alam hayati Indonesia di pintu gerbang negara.
(ra)
















