Hidupkan Kerjasama, Indonesia Incar 16 Unit Jet Tempur KF-21 Block II

Dua unit pesawat tempur sedang melakukan manuver di udara, salah satunya adalah jet tempur KF-21 Boramae. (Dok. Ist)
Dua unit pesawat tempur sedang melakukan manuver di udara, salah satunya adalah jet tempur KF-21 Boramae. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, JAKARTA – Indonesia kembali mengambil langkah konkret untuk menghidupkan partisipasinya dalam program pengembangan pesawat tempur KF-21 Boramae bersama Korea Selatan.

Pemerintah kini menyusun rencana pengadaan yang direvisi dengan fokus pada akuisisi 16 unit pesawat tempur KF-21 Block II.

Baca Juga: Tersandera Isu “One China Policy”, Pengiriman Jet Tempur T-50i Golden Eagle ke Indonesia Tertunda

Rencana strategis tersebut dibahas dalam pertemuan tertutup yang digelar di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta, pada Selasa (07/01/2026).

Pertemuan ini melibatkan pejabat Kementerian Pertahanan, perwakilan Korea Aerospace Industries (KAI), serta PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

Diskusi teknis dipimpin oleh Kepala Program dan Evaluasi Badan Logistik Pertahanan, Komodor Udara Jon Ginting.

Fokus utama pertemuan adalah meneliti mekanisme praktis untuk menstabilkan posisi Indonesia dalam program ini, termasuk pembahasan mengenai fasilitas kredit ekspor dari Bank Ekspor-Impor Korea untuk mendukung pembiayaan.

Langkah pengadaan 16 unit atau setara satu skuadron ini merupakan kalibrasi ulang dari komitmen awal Indonesia.

Sebelumnya, Indonesia memproyeksikan jumlah akuisisi yang jauh lebih besar, namun rencana tersebut terkendala oleh penundaan pembayaran iuran.

Baca Juga: Rebutan Proyek Rp80 Triliun! Korsel Buka Tender Kapal Perusak Canggih, Hanwha dan Hyundai Saling Sikut?

Sebagai informasi, KF-21 Block II yang menjadi incaran Indonesia memiliki kemampuan yang lebih mumpuni dibanding pendahulunya.

Jika Block I berorientasi pada superioritas udara, varian Block II dirancang dengan kemampuan multi-role yang lebih luas, termasuk integrasi senjata udara-ke-darat dan udara-ke-kapal.

Produksi serial KF-21 sendiri telah dimulai sejak Juli 2024, dan kesiapan varian Block II ditargetkan pada awal tahun 2027.

(ra)