Faktakalbar.id, PONTIANAK – – Sebuah video beredar luas di sejumlah grup WhatsApp menampilkan pernyataan Rizal Alqadri yang mengatasnamakan Aliansi Umat Islam Kalimantan Barat Bersatu, Kamis (8/1/2026).
Dalam video tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk menghadiri aksi tuntutan terhadap Jamaah Al-Mu’min serta mendesak aparat penegak hukum menangkap Muhammad Effendi Sa’ad yang disebut sebagai pimpinan jaringan tersebut.
Rizal Alqadri menyampaikan aksi direncanakan digelar pada Jumat (9/1/2026) dengan titik kumpul di Masjid Mujahidin, Pontianak.
Setelah berkumpul, massa dijadwalkan melakukan konvoi menuju Markas Polda Kalimantan Barat.
Baca Juga: Misi Kemanusiaan Berlanjut, Wamenhan Lepas 25 Personel Satgas Nakes TNI Gelombang V ke Gaza
Ia menegaskan, aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas dugaan pelecehan dan penghinaan terhadap umat Islam, termasuk pernyataan yang dinilai mengandung unsur ancaman.
Oleh sebab itu, Aliansi Umat Islam Kalimantan Barat menuntut agar persoalan tersebut diproses secara hukum dan aparat bertindak tegas.
Lebih lanjut, video tersebut menekankan bahwa aksi dilakukan demi menuntut keadilan serta penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk hadir dan menyampaikan aspirasi bersama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait ajakan aksi maupun tuntutan yang disampaikan dalam video tersebut.
Baca Juga: Krisis Kemanusiaan Nigeria: 52.250 Umat Kristen Dibunuh Sejak 2009
















