Ogah Cek Daftar Perusahaan yang Izinnya Dicabut, Prabowo: Saya Nggak Mau, Takut Ada Teman Saya

Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Rabu (7/1).
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Rabu (7/1). (Dok. Youtube Sekretariat Presiden)

“(Nanti) begitu lihat ‘eh ini Gerindra lagi’ jadi lebih baik saya nggak lihat. Jadi kalau dicabut silahkan aja. Jadi saya enggak mau baca karena saya enggak mau terpengaruh,” terangnya.

Baca Juga: Hashim Bantah Prabowo Punya Lahan Sawit di Sumatera

Instruksi Tegas ke Penegak Hukum

Prabowo menegaskan bahwa penindakan terhadap pelanggaran hukum sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Ia memastikan tidak akan melakukan intervensi, bahkan jika pelanggaran tersebut melibatkan pejabat tinggi seperti menteri atau anggota dewan.

“Kemarin ada menteri, ada anggota DPR, saya serahkan ke aparat penegak hukum, mereka tanya pak petunjuk? (saya bilang) yang melanggar tindak, sederhana,” tegasnya.

Mentan Cabut Ribuan Izin

Komitmen Presiden dalam menegakkan aturan tersebut langsung diimplementasikan oleh jajarannya.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan telah mengambil langkah tegas terhadap pelaku usaha yang merugikan petani.

Amran melaporkan bahwa pihaknya telah mencabut ribuan izin usaha yang terbukti melanggar ketentuan, termasuk mereka yang mempermainkan harga pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Terkadang kami disampaikan bahwa Menteri Pertanian terkesan kejam. Padahal izin yang kami cabut sudah mencapai 2.300 di seluruh Indonesia. Ini adalah izin yang berada di bawah perintah Bapak Presiden,” ujar Amran.

(*Red)