Semerawut dan Bikin Macet, Bupati Sanggau Ultimatum Pedagang Buah di Jalan Perintis

Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, didampingi Kasat Pol PP saat memberikan teguran keras kepada pedagang yang berjualan di atas trotoar Jalan Perintis, Selasa (6/1).
Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, didampingi Kasat Pol PP saat memberikan teguran keras kepada pedagang yang berjualan di atas trotoar Jalan Perintis, Selasa (6/1). (Dok. Ist)

“Saya minta Sat Pol PP, Camat dan Lurah segera selesaikan nih, jangan ada lagi yang jualan di atas trotoar,” ujarnya saat didampingi Camat dan Kasat Pol PP di lokasi.

Ultimatum Satu Minggu

Tidak sekadar menegur, Yohanes Ontot memberikan ultimatum keras kepada para pedagang buah di kawasan tersebut.

Ia memberikan tenggat waktu selama satu minggu agar para pedagang segera memindahkan lapaknya ke lokasi yang sah dan tidak melanggar aturan.

Jika dalam batas waktu yang ditentukan para pedagang masih membandel, Bupati berjanji akan memimpin langsung proses eksekusi penertiban barang dagangan mereka.

“Kasi waktu seminggu jika masih berjualan di atas trotoar kita angkut bawa ke Pol PP, jangan main-main,” tegasnya.

Dukung Ekonomi, Tapi Harus Tertib

Meskipun bersikap tegas, Bupati menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak melarang masyarakat untuk mencari nafkah di Kabupaten Sanggau.

Ia menyambut baik siapa saja yang ingin berusaha, asalkan tetap mematuhi peraturan daerah dan menjaga ketertiban umum.

Baca Juga: Bupati Sanggau Tutup Pameran Pembangunan, Bersiap Gelar Sabang Merah Ekspo Tahun Depan

Bupati mengingatkan agar aktivitas ekonomi tidak boleh mengorbankan keindahan kota dan kenyamanan pengguna jalan lainnya.

“Saya tidak melarang, dari manapun dia, suku agama apapun dia, nyari makan di Sanggau kami welcome saja tapi jangan senyamannya semaunya. Sehingga membuat kota Sanggau menjadi rusak (kumuh),” pungkasnya.

(*Red)