Kalimantan Barat Jadi Primadona Investasi
Kalimantan Barat menjadi salah satu lokasi utama aktivitas proyek strategis tersebut. Provinsi ini akan menerima dua proyek besar dengan nilai total mencapai Rp77,3 triliun. Investasi jumbo ini diklaim mampu menyerap hampir 22 ribu lapangan pekerjaan.
Proyek pertama adalah Industri Smelter Aluminium (Bauksit) di Kabupaten Mempawah. Proyek ini menelan investasi sebesar Rp60 triliun dengan potensi penyerapan tenaga kerja mencapai 14.700 orang.
Proyek kedua menyasar wilayah Kendawangan, Kabupaten Ketapang, berupa Industri Chemical Grade Alumina (Bauksit). Nilai investasi di lokasi ini mencapai Rp17,3 triliun dan diproyeksikan membuka lapangan kerja bagi 7.100 orang.
Baca Juga: GAPKI Sebut Hilirisasi Takkan Berhasil Jika Produktivitas Industri Sawit Bermasalah
Dengan masuknya arus modal masif ini, Kalimantan Barat memperkuat posisinya sebagai sentra hilirisasi bauksit nasional, sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat daerah.
(*Sari)
















