7 Warisan Genetik Ayah ke Anak, Termasuk Kesehatan Mental

Ilustrasi - Simak 7 warisan genetik ayah ke anak yang jarang diketahui. Mulai dari tinggi badan, jenis kelamin, hingga risiko kesehatan mental. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Simak 7 warisan genetik ayah ke anak yang jarang diketahui. Mulai dari tinggi badan, jenis kelamin, hingga risiko kesehatan mental. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Banyak orang menganggap anak mewarisi sifat ayah dan ibu dengan porsi yang sama, yakni 50:50. Namun, fakta ilmiah membuktikan sebaliknya. Dalam genetika, warisan genetik ayah ternyata memegang peranan lebih dominan pada aspek-aspek tertentu, mulai dari fisik hingga kesehatan mental.

Penelitian menunjukkan bahwa meskipun anak menerima jumlah gen yang sama dari kedua orang tua, gen dari ayah seringkali lebih aktif bekerja.

Fenomena ini membuat beberapa karakteristik ayah lebih mudah menurun kepada sang buah hati.

Baca Juga: Alasan Kecerdasan Anak Lebih Banyak Diwariskan Oleh Ibu

Melansir dari HaiBunda, berikut adalah 7 hal yang secara spesifik diwariskan ayah kepada anaknya:

1. Tinggi Badan

Jika Anda melihat anak yang tumbuh jangkung, besar kemungkinan itu berkat ayahnya. Peneliti menemukan bahwa gen ayah sangat menentukan tinggi badan anak melalui protein Insulin-like Growth Factor (IGF). Gen ini mendorong pertumbuhan tulang yang lebih optimal.

2. Jenis Kelamin

Ayah adalah penentu utama jenis kelamin bayi. Sperma ayah membawa kromosom X (perempuan) atau Y (laki-laki). Jika sperma yang membuahi sel telur membawa kromosom Y, maka lahirlah bayi laki-laki. Sebaliknya, jika membawa kromosom X, maka lahirlah bayi perempuan.

3. Kesehatan Mental

Ini poin yang jarang orang ketahui. Kualitas sperma ayah yang menurun seiring bertambahnya usia dapat mempengaruhi genetika anak. Kondisi ini berpotensi mewariskan risiko gangguan kesehatan mental seperti bipolar atau hiperaktivitas.

Namun, para ahli menegaskan bahwa faktor lingkungan tetap memegang peran terbesar (80-90%) dalam kesehatan mental anak.