Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Liburan akhir pekan di kawasan wisata Pantai Pasir Panjang Pak Lotay, Kota Singkawang, nyaris berujung petaka pada Sabtu (3/1/2026). Seorang wisatawan pria asal rombongan Serukam, Kabupaten Bengkayang, nyaris terseret ombak dan arus laut yang sedang tinggi.
Insiden bermula ketika pria tersebut terpisah dari rombongannya. Berdasarkan informasi di lapangan, korban tertinggal sendirian dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras (miras).
Ketidaksadaran akibat alkohol membuat korban nekat berada di bibir pantai tanpa memperhitungkan kondisi alam.
Baca Juga: Pemkot Singkawang Resmi Angkat 813 PPPK Paruh Waktu
Saat itu, kondisi ombak dan arus laut di lokasi kejadian tergolong cukup kuat. Tubuh korban yang sempoyongan mulai kehilangan keseimbangan dan hampir terbawa arus ke tengah laut.
Beruntung, situasi kritis tersebut segera menarik perhatian pengunjung lain di sekitar lokasi. Melihat korban yang mulai kesulitan melawan arus, sejumlah pengunjung dengan sigap terjun memberikan pertolongan.
Para penolong berhasil menarik tubuh pria tersebut dan mengevakuasinya ke area yang lebih aman di daratan. Aksi cepat tanggap para pengunjung ini berhasil mencegah terjadinya korban jiwa dalam insiden tersebut.
Imbauan Waspada Gelombang Tinggi
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi para wisatawan pantai. Selain faktor kelalaian manusia (mabuk), faktor cuaca ekstrem juga menjadi ancaman nyata.
Sesuai dengan peringatan dini yang kerap dikeluarkan oleh BMKG Kalimantan Barat pada awal tahun 2026 ini, potensi gelombang tinggi dan angin kencang masih membayangi wilayah pesisir Singkawang dan sekitarnya.
Wisatawan diimbau untuk tidak berenang terlalu jauh ke tengah dan menghindari aktivitas air saat dalam kondisi tubuh tidak fit atau di bawah pengaruh alkohol.
(*Sari)
















