Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Sumatera, Kalimantan, atau Bangka Belitung, tanaman Simpur (Dillenia) mungkin sudah tidak asing lagi.
Pohon ini sering dijumpai tumbuh liar di hutan sekunder, tepi sungai, atau bahkan ditanam sebagai peneduh di pekarangan rumah.
Ciri khasnya sangat mudah dikenali: daunnya yang lebar, bertekstur keras dengan guratan tulang daun yang tegas, serta bunganya yang berwarna kuning cerah mencolok.
Namun, Simpur bukan sekadar tanaman hias liar.
Di balik keindahannya, tanaman ini menyimpan kearifan lokal dan manfaat kesehatan yang telah digunakan secara turun-temurun.
Berikut adalah fakta menarik dan beragam manfaat dari tanaman Simpur yang perlu Anda ketahui:
1. Pembungkus Makanan Alami Pengganti Plastik
Jauh sebelum kampanye go green marak disuarakan, nenek moyang kita sudah menggunakan daun simpur sebagai kemasan yang ramah lingkungan.
Daun simpur yang lebar dan tidak mudah sobek sangat ideal digunakan untuk membungkus tempe, tape, atau nasi.
Selain higienis, membungkus makanan dengan daun simpur dipercaya dapat menjaga aroma makanan tetap segar dan memberikan ciri khas tersendiri dibandingkan menggunakan plastik atau kertas minyak.
2. Ramuan Alami untuk Kesehatan Rambut
Buah dan lendir dari tanaman simpur (khususnya jenis Dillenia indica) sering dimanfaatkan dalam perawatan kecantikan tradisional.
Cairan lendir yang terdapat pada buahnya dipercaya dapat digunakan sebagai sampo alami. Kandungan nutrisi di dalamnya membantu:
- Mencegah kerontokan rambut.
- Menghilangkan ketombe.
- Membuat rambut terasa lebih halus dan tidak kering.
3. Meredakan Demam dan Flu
Di beberapa daerah pedalaman, kulit kayu dan akar simpur dimanfaatkan sebagai obat herbal.
Rebusan kulit batang simpur memiliki sifat antipiretik (penurun panas) yang digunakan untuk meredakan demam tinggi.















