Faktakalbar.id, INDRAGIRI HILIR – Insiden ledakan pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) mengguncang wilayah Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat (2/1) sore tersebut mengakibatkan sejumlah warga terluka serta kerusakan material yang cukup parah.
Baca Juga: Polisi India Bantah Klaim Teror PAFF atas Ledakan di Kashmir, Sebut Murni Kecelakaan
Kepala Kepolisian Resor Inhil, AKBP Farouk Oktora, memberikan konfirmasi terkait dampak peristiwa tersebut.
Dalam keterangannya yang diterima di Pekanbaru pada hari Minggu, ia memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis secara intensif.
“Dari total 10 korban luka, enam di antaranya menderita luka bakar. Sementara itu, empat orang lainnya mengalami luka ringan akibat terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api yang membumbung tinggi,” kata AKBP Farouk Oktora.
Kerusakan Bangunan dan Kendaraan
Selain menimbulkan korban luka, dahsyatnya semburan api juga melalap harta benda yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Tercatat sebanyak lima unit truk dan lima sepeda motor yang sedang terparkir di kios pinggir Jalan Lintas Sumatra hangus terbakar. Kerusakan ini tak terelakkan mengingat posisi kendaraan sangat dekat dengan pusat ledakan pipa gas.
Api juga menghanguskan tiga bangunan tempat usaha milik warga setempat. Bangunan yang terdampak meliputi satu bengkel ban, tempat pencucian motor, dan bangunan penampungan buah sawit.
Beruntung, kobaran api tidak merembet lebih jauh ke permukiman utama warga yang berjarak sekitar 500 meter dari titik kebocoran pipa.
















