“Oleh karenanya, kondusivitas kota perlu ditingkatkan agar bisa menaikkan indeks kebahagiaan warga,” jelasnya.
Energi Kebangsaan
Momentum usia ke-80 tahun Kemenag ini mengangkat tema ‘Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju’.
Edi mengingatkan bahwa kementerian ini memiliki peran strategis sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan.
Ia mendorong agar setiap program yang dijalankan tidak terjebak pada rutinitas administratif semata, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan dasar umat, mulai dari pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi.
“Setiap kebijakan yang diambil harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar urusan administratif dan birokrasi,” pungkas Edi.
(ra)
















