Faktakalbar.id, SHANGHAI – Angkatan Laut China (PLAN) terus memamerkan dominasinya di sektor maritim dengan mengandalkan kapal perusak (destroyer) kelas berat Type 055, di mana Nanchang menjadi kapal utama di kelasnya.
Kapal perang ini digadang-gadang sebagai salah satu armada terkuat di dunia saat ini berkat bobot masif mencapai 13.000 ton dan persenjataan super lengkap.
Dibangun di Galangan Kapal Jiangnan, Shanghai, sejak Desember 2014, Nanchang memiliki dimensi panjang sekitar 180 meter dan lebar 20 meter.
Namun, yang membuat kapal ini disegani adalah daya tampung senjatanya yang luar biasa.
Gudang Senjata Berjalan
Nanchang dilengkapi dengan total 112 sel Sistem Peluncuran Vertikal atau Vertical Launch System (VLS).
Rinciannya, 64 sel ditempatkan di bagian haluan dan 48 sel lainnya berada di dek belakang.
Konfigurasi ini memungkinkan kapal tersebut membawa berbagai jenis rudal mematikan sekaligus dalam satu misi pelayaran.
Salah satu ancaman terbesar dari kapal ini adalah kemampuannya meluncurkan rudal hipersonik YJ-21 dan YJ-20 yang dijuluki sebagai “pembunuh kapal induk”.
Selain itu, sel VLS tersebut juga dapat diisi rudal pertahanan udara jarak jauh HHQ-9B, rudal serangan darat CJ-10, hingga roket anti-kapal selam Yu-8.
Daya Tembak Cepat
Untuk pertempuran jarak dekat, Nanchang dibekali meriam utama 130 mm H/PJ-45.
Meriam ini memiliki kecepatan tembak yang impresif, yakni mampu memuntahkan hingga 40 proyektil per menit ke arah sasaran.
Kapal ini pertama kali tampil di hadapan publik pada parade peringatan 70 tahun PLAN, 23 April 2019 lalu.
Kehadiran Nanchang dan kelas Type 055 lainnya menandai lompatan signifikan kemampuan militer China dalam memproyeksikan kekuatan di laut lepas.
(ra)














