Ancaman Cuaca Ekstrem dan Banjir Rob, Tim Gabungan Perketat Keamanan Dermaga Teluk Batang Jelang Puncak Arus Balik

Personel tim gabungan melakukan pengecekan alat keselamatan pada salah satu speed boat yang akan berangkat dari Dermaga Teluk Batang, Kayong Utara, Jumat (2/1/2026) pagi. Pengawasan diperketat menyusul peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Personel tim gabungan melakukan pengecekan alat keselamatan pada salah satu speed boat yang akan berangkat dari Dermaga Teluk Batang, Kayong Utara, Jumat (2/1/2026) pagi. Pengawasan diperketat menyusul peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Potensi cuaca ekstrem dan ancaman banjir rob (rob) di wilayah perairan Kabupaten Kayong Utara menjadi perhatian serius aparat gabungan pada masa arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Baca Juga: Sambut Tahun Baru 2026, Polres Kayong Utara Gelar Istighosah Akbar

Menyikapi kondisi ini, tim gabungan di bawah naungan Polres Kayong Utara dan Polsek Teluk Batang memperketat pengawasan keselamatan pelayaran di Dermaga Teluk Batang dalam rangka Operasi Lilin Kapuas 2025, Jumat (2/1/2026) pagi.

Sejak pukul 08.30 WIB, petugas melakukan patroli dialogis dan pemeriksaan fisik di area keberangkatan.

Fokus utama adalah memastikan armada memenuhi standar keselamatan serta memberikan peringatan keras kepada operator kapal untuk tidak memuat penumpang melebihi kapasitas di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kami menekankan kepada pengelola jasa transportasi air agar tidak memaksakan keberangkatan jika penumpang melebihi kapasitas. Keselamatan adalah prioritas utama, terutama dengan kondisi cuaca yang sedang tidak menentu,” tegas salah satu personel di lokasi.

Peringatan Dini BMKG: Waspada Banjir Rob

Peningkatan pengamanan ini didasari oleh data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim.

BMKG meminta masyarakat Kayong Utara meningkatkan kewaspadaan ekstra karena adanya fenomena Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) dan fase Bulan Purnama yang berpotensi tinggi memicu banjir rob di kawasan pesisir, dengan prediksi pasang tertinggi mencapai 2,0 meter.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Penumpang, Polres Kayong Utara Perketat Pengamanan di Dermaga Speedboat Teluk Melano

Selain itu, tinggi gelombang diprediksi mencapai 2,5 meter yang masuk kategori waspada bagi perahu nelayan dan kapal kecil, disertai potensi angin kencang mendadak (gusty) hingga 25 knot.

Meski dalam status waspada, aktivitas penyeberangan terpantau masih berjalan dengan protokol ketat.

Speed boat Digdoyo Edgina 04 rute Teluk Batang – Rasau Jaya diberangkatkan tepat waktu pagi tadi dengan membawa 9 penumpang.

Operasi pengamanan ini melibatkan personel lintas instansi mulai dari Polri, TNI, Dishub, Basarnas, hingga tenaga kesehatan.

(Ra)