Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Sepeda motor matic kini menjadi pilihan utama masyarakat karena kemudahan pengoperasiannya. Namun, kemudahan ini sering kali membuat pemilik terlena dan mengabaikan perawatan rutin.
Akibatnya, performa mesin menurun drastis hingga mogok di tengah jalan. Padahal, merawat motor matic sebenarnya cukup sederhana jika pemilik melakukannya secara disiplin. Berikut adalah tujuh langkah taktis merawat motor matic agar tetap prima.
Panaskan Mesin Setiap Pagi
Kebiasaan memanaskan mesin sebelum berkendara sangat vital. Proses ini membantu oli bersirkulasi ke seluruh komponen mesin sebelum bekerja berat.
Baca Juga: Tips Packing Efisien untuk Touring Jarak Jauh agar Barang Tidak Menumpuk
Nyalakan motor menggunakan kick starter (engkol) selama 1-3 menit. Hindari memanaskan terlalu lama karena hanya akan membuang bahan bakar percuma. Cukup biarkan mesin menyala stasioner agar suhu kerja mesin tercapai optimal.
Ganti Oli Secara Rutin
Oli adalah darah bagi kendaraan. Terlambat mengganti oli dapat menyebabkan komponen mesin bergesekan kasar dan cepat aus.
Lakukan penggantian oli mesin setiap 2.000 hingga 3.000 kilometer. Selain oli mesin, pemilik juga wajib mengganti oli gardan (transmisi) setiap dua kali penggantian oli mesin. Ini penting untuk menjaga perpindahan gigi otomatis tetap halus.
Cek Kondisi Vanbelt dan Roller
Berbeda dengan motor bebek yang menggunakan rantai, motor matic menggunakan V-Belt (Vanbelt) sebagai penggerak. Komponen karet ini memiliki usia pakai terbatas.
Periksa kondisi V-Belt setiap 10.000 km. Jika karet mulai retak atau kendor, segera ganti dengan yang baru. Jangan menunggu putus di jalan karena akan merepotkan dan bisa merusak komponen roller.
















