Kenali 5 Tanda Burnout, Bukan Sekadar Lelah Biasa

Kelelahan luar biasa dan kehilangan motivasi di tengah tumpukan tugas, salah satu sinyal kuat tubuh mengalami burnout. (Dok. Randi Faris/Corbis)
Kelelahan luar biasa dan kehilangan motivasi di tengah tumpukan tugas, salah satu sinyal kuat tubuh mengalami burnout. (Dok. Randi Faris/Corbis)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Pernahkah Anda merasa sangat lelah meski sudah tidur cukup, atau merasa muak saat harus kembali bekerja di hari Senin? Hati-hati, bisa jadi itu bukan lelah biasa, melainkan tanda burnout.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan burnout sebagai fenomena stres kronis akibat pekerjaan yang tidak tertangani dengan baik. Kondisi ini berbahaya jika Anda mengabaikannya terus-menerus. Berikut adalah lima sinyal tubuh yang menandakan Anda sedang mengalami burnout.

Kelelahan Emosional yang Parah

Berbeda dengan lelah fisik yang hilang setelah tidur nyenyak, penderita burnout tetap merasa terkuras energinya meski sudah beristirahat.

Anda merasa tidak memiliki energi emosional lagi untuk menghadapi rekan kerja, atasan, atau bahkan klien. Rasanya seperti baterai kosong yang tidak bisa terisi penuh kembali hanya dengan tidur semalam.

Baca Juga: 3 Manfaat Me Time untuk Jaga Kesehatan Mental: Turunkan Stres, Atasi Burnout, dan Tingkatkan Fokus

Menurunnya Performa Kerja

Seseorang yang mengalami burnout biasanya mengalami penurunan produktivitas yang drastis. Tugas-tugas yang dulu terasa mudah kini menjadi beban berat dan memakan waktu lama untuk menyelesaikannya.

Pikiran menjadi sulit fokus dan sering melakukan kesalahan kecil. Hal ini terjadi karena otak sudah terlalu jenuh memproses tekanan pekerjaan yang menumpuk.

Menjadi Sinis dan Mudah Marah

Perubahan perilaku menjadi tanda yang paling terlihat. Seseorang yang awalnya ramah bisa berubah menjadi sinis, mudah tersinggung, atau sering mengeluh tentang pekerjaannya.

Rasa frustrasi ini muncul karena hilangnya kepuasan kerja. Penderita cenderung menarik diri dari lingkungan sosial kantor dan bersikap apatis terhadap pencapaian tim.

Sering Sakit Fisik

Stres pikiran berdampak langsung pada tubuh. Penderita burnout sering mengeluhkan sakit kepala, nyeri otot leher, atau masalah pencernaan seperti asam lambung yang sering kambuh.

Sistem kekebalan tubuh juga melemah, sehingga Anda menjadi lebih mudah terserang flu atau demam dibandingkan biasanya.

Kehilangan Motivasi

Tanda terakhir adalah hilangnya semangat untuk berkembang. Anda berangkat kerja hanya untuk menggugurkan kewajiban dan menunggu jam pulang. Tidak ada lagi antusiasme untuk mencapai target atau menciptakan inovasi baru.

Baca Juga: Kuliah Sambil Kerja tapi Anti-Burnout? Ini 5 Cara Mulai Slow Living di Kamar Kost

Jika Anda merasakan tanda-tanda ini, segera ambil jeda. Mengambil cuti sejenak atau berkonsultasi dengan profesional psikolog bukanlah tanda kelemahan, melainkan langkah bijak menyelamatkan kesehatan mental.

(*Sari)