Berikan Alternatif Kegiatan
Sering kali anak lari ke gawai karena mereka merasa bosan dan tidak ada kegiatan lain yang menarik. Tugas orang tua adalah menyediakan alternatif hiburan.
Ajak anak melakukan aktivitas fisik seperti bersepeda, bermain bola, menyusun lego, atau membaca buku cerita bergambar. Kegiatan yang melibatkan gerak tubuh tidak hanya mengalihkan perhatian dari layar, tetapi juga menyehatkan fisik dan mental mereka.
Jangan Langsung Merampas
Mengambil paksa gawai saat anak sedang asyik bermain hanya akan memicu pemberontakan (tantrum). Gunakan pendekatan yang lebih halus dengan memberikan peringatan waktu.
Katakan pada anak, “Lima menit lagi udahan ya, kita mandi.” Peringatan ini memberikan kesempatan bagi otak anak untuk bersiap-siap beralih aktivitas, sehingga transisi menjadi lebih mulus tanpa drama.
Gunakan Fitur Parental Control
Manfaatkan teknologi untuk membatasi teknologi. Gunakan fitur Parental Control atau aplikasi seperti Google Family Link untuk mengatur durasi pemakaian layar (screen time) harian.
Bacca Juga: Jangan Asal Didik! Ini 5 Rekomendasi Buku Parenting yang Wajib Dibaca Orang Tua
Aplikasi ini memungkinkan gawai terkunci otomatis saat batas waktu habis. Cara ini mengajarkan anak bertanggung jawab memanajemen waktu bermain mereka sendiri sejak dini.
(*Sari)
















