Penyebab Overthinking dan Cara Ampuh Mengatasinya

Ilustrasi - Beban pikiran terasa begitu berat hingga mengganggu aktivitas. (Dok: Ist)
Ilustrasi - Beban pikiran terasa begitu berat hingga mengganggu aktivitas. (Dok: Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Istilah overthinking kini bukan lagi hal asing dalam percakapan sehari-hari. Psikolog memastikan bahwa fenomena ini bukan sekadar watak bawaan, melainkan pola pikir yang terbentuk karena pemicu tertentu.

Namun, sekadar mewaspadai dampaknya tidaklah cukup. Memahami penyebab overthinking adalah kunci utama untuk memutus siklus melelahkan ini.

Studi psikologi mengungkap bahwa akar masalah ini sering kali berasal dari cara otak merespons tekanan, bukan dari besarnya masalah itu sendiri.

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai pemicu dan solusinya berdasarkan tinjauan medis.

Baca Juga: Mengenal Arti Overthinking dan Bahayanya Bagi Kesehatan

Menelusuri Penyebab Overthinking

Para ahli kesehatan mental mengidentifikasi beberapa faktor utama yang membuat seseorang terjebak dalam pikiran berlebih. Nida Ul Hasanat, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), menjelaskan bahwa akar masalah ini sering kali bukan pada peristiwanya, melainkan pada distorsi pikiran seseorang.

Menurut Nida, overthinking terjadi ketika seseorang memikirkan hal-hal yang belum terjadi secara berlebihan, sehingga otak gagal membedakan antara ancaman nyata dan ketakutan yang hanya ada dalam angan-angan.

Berikut adalah tiga penyebab overthinking yang paling umum terjadi: