“Musibah kebakaran ini tentu menjadi ujian berat bagi warga. Pemerintah Kota Pontianak hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi, mulai dari makanan hingga kelengkapan administrasi kependudukan,” ujar Edi.
Berdasarkan data di lapangan, empat KK yang kehilangan tempat tinggal terdiri dari keluarga Miau Sjiong (5 jiwa), Rudi Halim (4 jiwa), David Sun (5 jiwa), dan Kusmarno (2 jiwa).
Edi memastikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan camat dan lurah setempat untuk memantau kondisi para korban.
Imbauan Waspada Listrik
Menutup kunjungannya, Wali Kota kembali mengingatkan masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Ia menyoroti pentingnya keamanan instalasi listrik dan penggunaan peralatan elektronik yang bijak.
“Tidak menggunakan colokan listrik berlebihan, serta selalu mematikan peralatan elektronik dan sumber api saat meninggalkan rumah,” pesannya.
(Ra)
















