Percepat Pemulihan Sumut, BNPB Fokus Realisasikan Pembangunan Huntap dan Perbaikan Infrastruktur

Rumah contoh hunian sementara (huntara) di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara
Rumah contoh hunian sementara (huntara) di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus menggenjot upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera Utara.

Langkah strategis yang kini menjadi prioritas adalah percepatan pembangunan huntap (hunian tetap) dan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak, khususnya di Kabupaten Tapanuli Utara.

Baca Juga: BNPB Gencarkan Normalisasi Sungai dan Siapkan HUNTAP Pascabencana Sibolga

Upaya ini dilakukan untuk memastikan pemulihan jangka menengah dan panjang berjalan terukur serta berorientasi pada keselamatan warga.

Saat ini, BNPB menitikberatkan pada penguatan data administrasi sebagai landasan kerja. Proses verifikasi dan validasi data calon penerima bantuan terus dikebut agar bantuan tepat sasaran.

Selain pendataan, BNPB juga memantau langsung progres di lapangan, termasuk peninjauan rumah contoh di Desa Sibalanga. Rumah ini dijadikan acuan teknis standar bangunan yang aman dari risiko bencana.

Jadwal Groundbreaking dan Target Hunian

Pemerintah telah memetakan kebutuhan penanganan pascabencana. Tercatat sebanyak 5.974 rumah mengalami kerusakan berat.

Sebagai respons cepat, rencana pembangunan 2.524 unit Huntara tengah memasuki tahap identifikasi lahan di beberapa titik, seperti Tapanuli Tengah dan Langkat.

Khusus untuk wilayah Tapanuli Utara, realisasi fisik akan segera dimulai. Agenda peletakan batu pertama (ground breaking) dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan ini.