Faktakalbar.id, KARAWANG – Kementerian Pertahanan (Kemhan) terus mematangkan kesiapan fisik dan mental para jurnalis lapangan.
Melanjutkan rangkaian pembekalan, kali ini Kemhan memberikan materi khusus mengenai teknik bertahan hidup (survival) di Resimen Latihan Tempur (Menlatpur) Kostrad “Sanggabuana”, Karawang, Kamis (18/12/2025).
Baca Juga: Bekali Kemampuan Tahan Banting, Menlatpur Kostrad Latih Awak Media Navigasi Darat dan GPS
Pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan nyata di lapangan, di mana awak media sering kali harus bekerja di bawah tekanan kondisi darurat, keterbatasan sarana, hingga situasi tak terduga saat meliput di wilayah konflik atau bencana alam.
“Pembekalan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan awak media dalam menghadapi kondisi darurat, keterbatasan sarana, serta situasi tak terduga saat peliputan di wilayah rawan bencana, konflik, dan medan ekstrem,” tulis keterangan resmi kegiatan tersebut.
Manfaatkan Sumber Daya Alam
Dalam sesi materi survival, para pelatih dari Kostrad menekankan bahwa kemampuan bertahan hidup di daerah berisiko bukan hanya soal fisik, tetapi juga manajemen mental.
Peserta diajarkan cara mengelola keselamatan diri, mengatur energi secara efisien, serta memanfaatkan sumber daya alam yang terbatas untuk bertahan hidup.
Guna memastikan pemahaman yang komprehensif, materi tidak hanya disampaikan secara teori.
Para jurnalis langsung diterjunkan dalam simulasi lapangan yang mendekati kondisi nyata, mulai dari teknik bertahan hidup hingga prosedur evakuasi yang aman dan terkoordinasi.
















