Melawi  

Lulus “Sekolah Hutan”, Badul, Korwas, dan Asoka Akhirnya Pulang ke Rimba Bukit Baka Bukit Raya

Tim gabungan BKSDA Kalbar, BTNBBBR, dan YIARI melakukan proses pelepasliaran salah satu individu orangutan Kalimantan ke habitat alaminya di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Selasa (16/12/2025). (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Tim gabungan BKSDA Kalbar, BTNBBBR, dan YIARI melakukan proses pelepasliaran salah satu individu orangutan Kalimantan ke habitat alaminya di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Selasa (16/12/2025). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, MELAWI – Tiga individu orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) bernama Badul, Korwas, dan Asoka, akhirnya merasakan kembali kebebasan di habitat aslinya.

Setelah menjalani proses rehabilitasi panjang, ketiganya dilepasliarkan oleh tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (BTNBBBR), dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) di kawasan Resort Mentatai, Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR), Selasa (16/12/2025).

Baca Juga: Kisah Pilu Randy: Bayi Orangutan Malnutrisi yang Diselamatkan dari Lokasi PETI

Perjalanan menuju kebebasan ini tidaklah mudah.

Tim harus menempuh perjalanan darat, menyusuri sungai, hingga trekking menembus hutan selama total tiga hari dari Pusat Rehabilitasi YIARI di Ketapang. Kawasan TNBBBR dipilih karena kondisi hutannya yang masih prima dan minim aktivitas manusia.

Kisah Pilu Berakhir Haru Masing-masing orangutan membawa kisah masa lalu yang memilukan sebelum diselamatkan.