Karena tidak dicerna sepenuhnya oleh tubuh, jumlah kalori yang diserap dari nasi dingin cenderung lebih sedikit dibandingkan nasi panas.
Ini menjadi kabar baik bagi Anda yang sedang menjalani program diet namun sulit lepas dari nasi.
4. Waspada Bahaya Bakteri pada Nasi Dingin
Meskipun lebih sehat secara metabolik, nasi dingin menyimpan risiko lain jika tidak ditangani dengan benar.
Nasi adalah media yang sangat disukai bakteri Bacillus cereus.
Jika nasi dibiarkan di suhu ruang (terbuka) selama berjam-jam hingga dingin dengan sendirinya, bakteri ini dapat berkembang biak dan memproduksi racun yang menyebabkan keracunan makanan (muntah dan diare).
Tips Aman Mengonsumsi Nasi Dingin
Agar mendapatkan manfaat pati resisten tanpa risiko keracunan, ikuti cara ini:
- Masak nasi seperti biasa.
- Segera simpan di kulkas dalam wadah tertutup setelah uap panasnya hilang (jangan biarkan di suhu ruang lebih dari 1 jam).
- Saat ingin dikonsumsi, Anda boleh memakannya dingin atau menghangatkannya kembali sebentar. Penelitian menunjukkan pemanasan ulang tidak menghilangkan kandungan pati resisten yang sudah terbentuk.
Kesimpulan
Bagi orang sehat yang aktif, makan nasi panas tidaklah berbahaya selama porsinya wajar.
Namun, bagi penderita diabetes atau yang sedang diet, beralih ke nasi dingin (atau nasi yang didinginkan lalu dipanaskan sebentar) adalah trik sederhana yang efektif untuk menjaga kesehatan.
Baca Juga: Melesat Naik, Kalbar Tembus Peringkat 3 Nasional Indeks Keterbukaan Informasi Publik 2025
(*Mira)
















