Melesat Naik, Kalbar Tembus Peringkat 3 Nasional Indeks Keterbukaan Informasi Publik 2025

Sekelompok pejabat pria dan wanita memegang piagam penghargaan dan trofi Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dengan latar belakang backdrop hitam emas. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Sekelompok pejabat pria dan wanita memegang piagam penghargaan dan trofi Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dengan latar belakang backdrop hitam emas. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Capaian peringkat ketiga ini merupakan peningkatan dari tahun 2024 yang berada pada peringkat keenam nasional,” jelasnya.

Metode Penilaian Lebih Ketat

Menariknya, prestasi ini diraih di tengah perubahan metode penilaian yang lebih ketat.

Jika tahun-tahun sebelumnya penilaian melibatkan Informan Ahli (IA) daerah, tahun ini penilaian dilakukan langsung secara terpusat oleh Expert Council dan National Assessment Council (NAC) yang terdiri dari unsur akademisi, jurnalis, pelaku usaha, hingga pemerintah.

Perubahan metode ini berdampak pada penurunan skor rata-rata secara nasional, termasuk skor Kalbar yang secara angka turun dari 81,97 (tahun 2024) menjadi 74,23 (tahun 2025).

Meski demikian, secara peringkat Kalbar justru melesat naik.

“Demikian juga rata-rata nasional, dari 75,65 pada 2024 turun menjadi 66,43 pada tahun 2025. Secara positif, metode penilaian langsung oleh Expert Council dan NAC memberikan keadilan serta ruang objektivitas yang setara,” terang Darsa.

Menutup keterangannya, Darusalam mengapresiasi kerja keras Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama dan Pelaksana di seluruh badan publik yang terus berbenah.

Ia berharap prestasi ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan informasi kepada masyarakat Kalimantan Barat.

 (ra)