“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keselamatan masyarakat. Kami memetakan lokasi rawan sekaligus mengingatkan warga agar tidak lengah, mengingat curah hujan masih cukup tinggi,” ujar Kapolres Bengkayang, AKBP Syahirul Awab melalui Kasat Samapta.
Selain pemetaan teknis, patroli ini juga menyentuh sisi humanis. Personel kepolisian berdialog langsung dengan warga dan perangkat desa, memberikan edukasi mitigasi bencana.
Warga diminta ekstra waspada, terutama saat hujan deras mengguyur di malam hari yang seringkali menjadi waktu kritis terjadinya bencana.
Sebagai langkah antisipasi cepat, polisi juga menyosialisasikan nomor layanan darurat 110 agar warga bisa segera melapor jika melihat tanda-tanda bahaya.
Meski situasi saat ini masih terpantau kondusif, Polres Bengkayang merekomendasikan pemasangan rambu peringatan dini di titik-titik rawan longsor serta perbaikan penerangan jalan untuk memudahkan pemantauan visual di malam hari.
(Ra)
















