Kemenhut Bantah Isu Pembalakan Liar Terkait Kayu Gelondongan di Banjir Sumut

Tangkapan layar video amatir yang memperlihatkan material kayu gelondongan terbawa arus saat banjir melanda wilayah Tapanuli, Sumatera Utara. Kemenhut memastikan kayu tersebut bukan hasil pembalakan liar.
Tangkapan layar video amatir yang memperlihatkan material kayu gelondongan terbawa arus saat banjir melanda wilayah Tapanuli, Sumatera Utara. Kemenhut memastikan kayu tersebut bukan hasil pembalakan liar. (Dok. Ist)

“Di area penambangan, kayu berasal dari pohon yang tumbuh alami dan penebangan dilakukan sesuai izin,” tambahnya.

Meski telah memberikan klarifikasi awal, Kementerian Kehutanan memastikan tidak akan tinggal diam.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memverifikasi asal-muasal seluruh kayu gelondongan di banjir tersebut guna data yang lebih akurat.

Selain itu, operasi terkait dugaan pencurian kayu melalui mekanisme penegakan hukum terpadu juga terus berjalan. Hal ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah praktik ilegal yang merusak lingkungan.

Pihak kementerian menekankan pentingnya verifikasi data lapangan sebelum mengambil kesimpulan mengenai penyebab banjir dan longsor di Sumatera Utara.

Baca Juga: BNPB: Korban Bencana di Sumatera Terus Bertambah, 174 Meninggal dan 79 Masih Hilang

Berdasarkan analisis awal, faktor alam seperti curah hujan yang ekstrem dan kondisi geologi wilayah setempat menjadi penyebab utama meluapnya sungai dan terbawanya material kayu tumbang tersebut.

Langkah pengawasan ketat dan operasi lapangan akan terus ditingkatkan untuk meminimalisir risiko kerusakan hutan serta memastikan tidak ada faktor aktivitas ilegal yang memperburuk bencana alam di masa mendatang.

(*Red)

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id