Penelitian Ungkap Stres Kronis di Kota Sama Seperti Melawan Singa, Picu Penurunan Kognitif

Stres Modern Sama dengan Hadapi Singa? Ini Penjelasan Ahli
Ilustrasi. Stres. (Dok. Unsplash/SEO Galaxy)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Penelitian terbaru mengungkap bahwa stres yang kita alami saat ini sama seperti berhadapan dengan singa.

Selain itu, penelitian mengatakan, kasus Stres Kronis Gaya Hidup Modern yang dialami manusia kemungkinan disebabkan oleh ketidaksesuaian gaya hidup modern dengan faktor biologis.

Dalam penelitiannya, antropolog evolusi Colin Shaw dari Universitas Zurich, Swiss, serta Daniel Longman dari Universitas Loughborough, Inggris, mengatakan bahwa manusia sebenarnya tidak cocok hidup di kota besar dengan gaya hidup modern.

“Kita sebetulnya lebih cocok berada di alam dan bukan di kota-kota besar,” tulis mereka dalam penelitian tersebut.

Faktor Stres yang Muncul Terus-Menerus

Para peneliti mengumpulkan banyak bukti yang menunjukkan bahwa evolusi biologis manusia saat ini dikalahkan oleh transformasi teknologi serta lingkungan yang begitu cepat.

Saat ini, kehidupan sehari-hari relatif dipenuhi dengan hal yang membuat kita gelisah.

Baca Juga: Bukan Cuma Soal Cuan, Ini 5 Alasan Gen Z Memilih Kerja Sambil Kuliah

Contohnya seperti pesan-pesan yang masuk di ponsel, pembangunan rumah yang berisik, hingga tenggat waktu pekerjaan.

Semua faktor stres tersebut berpadu dan membuat tubuh menjadi waspada sepanjang waktu.

Para peneliti menjelaskan faktor terpenting yang membedakan masa lalu dengan masa sekarang adalah sumber stres itu.

  • Masa Leluhur: Mereka beradaptasi dalam menghadapi stres akut karena menghindari dan menghadapi predator (“Melawan atau lari”). “Singa akan datang sesekali, dan Anda harus siap membela diri atau lari,” kata Shaw. Predator bisa pergi dan tidak mengancam lagi.

  • Masa Sekarang: Sumber stres berlangsung secara terus-menerus.

Stres yang berlangsung terus-menerus ini dapat menyebabkan berbagai kerusakan, seperti penurunan kognitif, penyakit autoimun, dan menurunnya angka kesuburan.

Semua hal tersebut dikaitkan dengan Stres Kronis Gaya Hidup Modern, terutama lingkungan perkotaan yang sibuk.