“Saya sudah melakukan kunjungan ke Masjid Jogokariyan. Kita harapkan masjid-masjid di Kalbar dapat mengadopsi pengelolaan seperti itu,” ujarnya penuh harap.
Selain manajemen masjid, Ria Norsan juga menyerukan pentingnya soliditas dan persatuan umat Islam agar tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu yang tidak produktif.
“Jangan sampai kita menjadi seperti buih di lautan, banyak jumlahnya, tetapi mudah diombang-ambing. Umat harus kokoh seperti batu karang di tengah laut,” tegasnya.
Regenerasi Kepengurusan
Momentum Muswil ke-6 ini juga menandai agenda regenerasi kepengurusan. Masa jabatan Ria Norsan sebagai Ketua DMI Kalbar diketahui telah berakhir.
Ia menyampaikan komitmennya untuk mendukung siapapun kader terbaik yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan, namun ia juga menyatakan kesiapannya jika masih diberi amanah oleh anggota.
Baca Juga: Polresta Pontianak Resmikan Masjid Siratul Jannah di Hari Bhayangkara ke-79
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI, Dr. K.H. Imam Addar Qutni, yang turut hadir, menekankan bahwa persatuan adalah kunci utama dalam membangun peradaban umat.
Mengutip Surat Al-Hujurat ayat 10, ia mengingatkan bahwa sesama mukmin adalah saudara.
Dalam kesempatan tersebut, Addar Qutni juga menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Umum PP DMI, H. Jusuf Kalla, yang berhalangan hadir karena agenda nasional yang padat. Ia pun memberikan apresiasi khusus kepada Ria Norsan.
“Beliau sangat humble dan loyal, meskipun tugasnya begitu banyak,” ungkap Addar Qutni memuji kinerja Ria Norsan dalam memimpin organisasi di tengah kesibukan sebagai pejabat publik.
(Rfa/Ica)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















