Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Euforia warga Desa Pangkalan Buton menikmati jalan mulus ternyata hanya seumur jagung.
Proyek perbaikan jalan raya di wilayah Sungai Mengkuang, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, kini menjadi sorotan tajam publik setelah kembali hancur lebur meski baru beberapa hari rampung dikerjakan, Senin (24/11/25).
Baca Juga: Ironi di Seponti: Pasien Berpacu dengan Waktu, Ambulans Justru ‘Kalah’ Melawan Lumpur
Kondisi di lapangan memperlihatkan pemandangan yang ironis. Lapisan aspal yang seharusnya merekat kuat, tampak mengelupas dengan mudah layaknya kulit ari.
Lubang-lubang baru bermunculan dan langsung digenangi air, sementara material kerikil sisa pengerjaan berserakan membahayakan pengendara.
Fenomena kerusakan instan ini memicu tanda tanya besar mengenai spesifikasi teknis dan kualitas pengerjaan kontraktor pelaksana.
Warga menilai perbaikan yang dilakukan terkesan asal-asalan alias “proyek kosmetik” yang hanya memoles permukaan tanpa memperhatikan standar ketahanan jalan.
Baca Juga: Masuk Kelas, Satlantas Kayong Utara Ajak Pelajar SMPN 1 Simpang Hilir Jadi Pelopor Keselamatan
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















