“Selain sebagai sarana informasi, CCTV menjadi alat pemantau bagi petugas Dishub dalam menilai dinamika lalu lintas serta mengambil langkah cepat apabila terjadi insiden di lapangan,” jelasnya.
Dishub Kota Pontianak juga berencana untuk terus menambah jangkauan pemantauan ini di masa mendatang, terutama di kawasan rawan padat.
“Ke depan, kami berencana menambah beberapa titik lagi di kawasan yang memiliki potensi kepadatan lalu lintas, termasuk area pusat kota dan ruas jalan menuju kawasan perdagangan. Target kami, seluruh CCTV dapat diintegrasikan secara optimal dengan pusat kendali lalu lintas,” kata Trisna.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan gratis ini sebagai pendukung aktivitas sehari-hari.
“Cukup buka kanal YouTube CCTV Dishub Kota Pontianak, semua bisa dipantau secara langsung. Ini gratis dan terbuka untuk umum,” tutupnya.
Dengan semakin lengkapnya fasilitas pemantauan berbasis teknologi ini, Pemkot Pontianak optimistis pelayanan publik di bidang transportasi akan terus meningkat, sekaligus mendorong terciptanya kota yang lebih tertata dan responsif.
Masyarakat yang ingin mengakses layanan ini dapat mengunjungi kanal YouTube resmi Dishub di: https://www.youtube.com/@CCTVDISHUBKOTAPONTIANAK/streams.
(*Red)
















