Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan dan ketersediaan bahan pokok menjelang akhir tahun, terutama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menyatakan pihaknya bersama seluruh instansi terkait terus memantau kondisi pasar untuk mencegah terjadinya lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat.
Baca Juga: Jelang Nataru, Bupati Sanggau Pastikan Stok Beras Aman dan Siapkan Operasi Pasar
Hal ini disampaikannya saat pemaparan pada High Level Meeting (HLM) Pengendalian Inflasi Jelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Aula Keriang Bandong, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar, Rabu (12/11/2025).
“Berdasarkan hasil pantauan dari bulan ke bulan, harga di Kota Pontianak termasuk yang paling rendah, berada di peringkat 17 dari 44 kota yang dipantau. Kondisi ini menjadi perhatian kami, karena sebelumnya pada bulan Maret sempat terjadi penurunan hingga 40 persen,” ujarnya.
Bahasan menambahkan, penurunan harga yang terlalu tajam juga perlu diwaspadai karena dapat mempengaruhi keseimbangan pasokan dan distribusi barang di pasaran.
















