Di antaranya adalah Koperasi Suniot Talino yang kini memiliki hampir 200 anggota dengan aset mencapai Rp750 juta, serta mengelola 9 hektare lahan hortikultura. FDKJ juga aktif membina 40 pelaku UMKM kuliner khas Dayak.
Di bidang seni, FDKJ membina kelompok internal yang para penampilnya murni anggota, bukan musisi sewaan.
“Panggung pembinaan ini berjalan aktif seminggu sekali, menjadi wadah bagi kader seni Dayak untuk berkembang dan tampil percaya diri,” jelas Leo.
(Rfa/Ica)
















