Faktor Psikologis Royal ke Orang Lain Pelit ke Keluarga: Dipicu Signaling Sosial Hingga Narsistik

Kenapa Royal ke Orang Lain Pelit ke Keluarga? Ini 3 Faktor Psikologis
Ilustrasi. Kenapa Royal ke Orang Lain Pelit ke Keluarga? Ini 3 Faktor Psikologis. (Dok. Unsplash/Muhammad Daudy)

Oleh karena itu, kurang dimotivasi oleh kebutuhan signaling tersebut, yang bisa membuat seseorang tampak pelit.

2. Gangguan Kepribadian Narsistik

Adityana mengatakan bahwa orang dengan ciri narsistik sering kali lebih murah hati kepada orang lain. Hal itu dilakukan guna mencari pujian, perhatian, atau rasa superioritas.

Contohnya, seperti membelanjakan uang besar untuk mengesankan orang lain.

Baca Juga: 4 Alasan Kenapa Demam Sering Naik Lagi Saat Malam Hari

Sementara itu, di lingkungan keluarga, mereka cenderung pelit karena salah satunya sebagai cara untuk mengontrol keluarga.

“Ini termasuk financial abuse, di mana kemurahan hati hanya digunakan sebagai alat manipulasi,” kata Adityana.

3. Dinamika Keluarga dan Masalah Emosional yang Belum Terselesaikan

Adityana mengungkapkan bahwa adanya pengalaman masa lalu, luka emosional, serta dinamika keluarga menjadikan seseorang lebih pelit kepada keluarga sendiri.

Mereka mungkin merasa:

  • Dibebani (overburdened).
  • Keluarganya ‘selalu meminta’.
  • Mengalami hubungan keluarga yang transaksional, manipulatif, atau penuh penyesalan.

Alasan mereka mungkin enggan bermurah hati adalah adanya dendam, perasaan bersalah, atau takut kehilangan kontrol. Sebaliknya, memberi kepada orang lain terasa lebih aman dan memuaskan karena hubungan di lingkungan sosial tidak sekompleks keluarga dan bebas dari beban emosional.

“Ini juga bisa terkait dengan ketidakmampuan menerima cinta atau bantuan, yang mendorong seseorang untuk over-giving kepada orang luar sambil menahan kemurahan hati dalam keluarga,” pungkas Adityana.

(*Drw)