Baca Juga: Menkeu Purbaya Beberkan Harga Asli LPG 3 Kg: Tembus Rp 42.750 per Tabung
“Saya bukannya sentimen sama daerah, justru ingin mereka belanjakan lebih cepat supaya ekonominya jalan sinkron dengan kebijakan ekonomi pusat. Jadi kalau ada yang tersinggung, saya mohon maaf,” ujar Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komite IV DPD RI, Jakarta Pusat, Senin (03/11/2025).
Purbaya menjelaskan, sebelum menyasar daerah, ia telah “menyapu” kementerian di pusat untuk membelanjakan anggaran dan tidak membiarkan uang menganggur.
“Ini banyak uang nganggur, belanjakan semuanya. Saya safari ke satu kementerian, kementerian lain. Saya hanya datang ke mereka, ‘program Anda apa? Habisin uangnya’,” kata Purbaya.
Diketahui, alokasi TKD dalam APBN 2026 ditetapkan sebesar Rp 693 triliun, turun drastis dari alokasi tahun 2025 yang mencapai Rp 919,9 triliun.
Meski begitu, Purbaya memberi sinyal bahwa besaran TKD dapat dievaluasi kembali.
Ia berjanji anggaran tersebut bisa ditambah jika kondisi ekonomi membaik dan penerimaan negara meningkat.
“Kalau ekonominya sudah bagus, pendapatan pajak naik, dan kebocoran di kepabeanan berkurang, tentu bisa kita tambah lagi,” katanya.
Baca Juga: Jawab Protes Pedagang Thrift, Purbaya: Apa Kita Mau Pasar Dikuasai Asing?
(*Mira)
















