Ingin Turun Berat Badan, Sebaiknya Jalan Kaki atau Lari? Pertimbangkan 4 Hal Ini

"Bingung pilih jalan kaki atau lari untuk turunkan berat badan? Lari bakar kalori lebih cepat, tapi jalan kaki lebih aman untuk sendi. Pertimbangkan 4 hal ini."
Bingung pilih jalan kaki atau lari untuk turunkan berat badan? Lari bakar kalori lebih cepat, tapi jalan kaki lebih aman untuk sendi. Pertimbangkan 4 hal ini. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Jalan kaki dan lari adalah dua olahraga kardio paling populer untuk menurunkan berat badan.

Keduanya murah, mudah diakses, dan sama-sama terbukti menyehatkan, tidak hanya untuk fisik tapi juga untuk mental, seperti mengurangi kecemasan dan depresi.

Namun, perdebatan yang sering muncul adalah: mana yang lebih baik?

Jawabannya tidak sesederhana itu.

Baca Juga: Gaya Blusukan Bupati Ketapang: Jogging Pagi Sambil ‘Live TikTok’ Dengar Aspirasi Warga

Meskipun lari membakar kalori lebih cepat, pilihan terbaik sangat bergantung pada kondisi tubuh, tujuan, dan preferensi pribadi Anda.

Sebelum Anda memutuskan, pertimbangkan empat faktor penting berikut ini.

1. Tujuan Utama: Bakar Kalori Cepat

Jika tujuan utama Anda adalah membakar kalori sebanyak mungkin dalam waktu singkat, lari adalah pemenangnya.

Lari adalah olahraga berintensitas tinggi yang dapat membakar kalori hingga dua kali lipat lebih banyak dibandingkan jalan kaki dalam durasi yang sama.

Sebagai gambaran, seseorang dengan berat 72 kg yang berlari 30 menit (kecepatan 10 km/jam) bisa membakar sekitar 356 kalori.

Sementara dengan jalan kaki (kecepatan 5 km/jam) dalam durasi yang sama, kalori yang terbakar hanya sekitar 156 kalori.

2. Kondisi Tubuh: Risiko Cedera

Ini adalah faktor krusial.

Lari adalah olahraga high-impact.

Setiap kali Anda melayang di udara, Anda akan mendarat dengan tekanan sekitar tiga kali lipat berat badan Anda.