Belajar Bisnis dari Film: 5 Rekomendasi Terbaik untuk Calon Pengusaha

"Mencari inspirasi? Ini 5 rekomendasi film bisnis terbaik, dari The Social Network hingga The Founder, yang penuh pelajaran berharga soal startup dan strategi."
Mencari inspirasi? Ini 5 rekomendasi film bisnis terbaik, dari The Social Network hingga The Founder, yang penuh pelajaran berharga soal startup dan strategi. (Dok. Ist)

Dengan anggaran yang sangat terbatas, Beane tidak mampu membeli pemain bintang.

Dia kemudian menantang tradisi bisbol yang berusia 100 tahun dengan menggunakan analisis data (statistik) untuk merekrut pemain yang “diremehkan” namun efektif.

“Moneyball” adalah pelajaran brilian tentang inovasi yang disruptif.

Ini menunjukkan bagaimana data dan analisis dapat mengalahkan intuisi dan sumber daya yang besar, serta cara menemukan nilai di tempat yang tidak dilihat orang lain dan berani menantang status quo industri Anda.

4. The Wolf of Wall Street (2013)

Film biografi yang menceritakan kebangkitan dan kejatuhan Jordan Belfort, seorang pialang saham di Wall Street.

Film ini secara gamblang menunjukkan bagaimana Belfort membangun perusahaan pialang besar dari nol melalui teknik penjualan yang agresif, motivasi yang luar biasa, dan penipuan besar-besaran.

Ini adalah sebuah kisah peringatan (cautionary tale).

Sisi positifnya, film ini adalah masterclass dalam penjualan dan persuasi, namun pelajaran terbesarnya adalah sisi negatif: bagaimana keserakahan serta kurangnya etika pada akhirnya akan menghancurkan segalanya.

5. The Big Short (2015)

“The Big Short” mengikuti beberapa investor dan analis yang melihat apa yang tidak dilihat oleh bank-bank besar dan pemerintah: gelembung (bubble) besar di pasar perumahan AS yang akan segera meledak.

Mereka kemudian memutuskan untuk “bertaruh melawan” pasar, mempertaruhkan segalanya pada prediksi bahwa ekonomi akan runtuh.

Ini adalah film tentang pentingnya uji tuntas (due diligence).

Pelajarannya adalah untuk tidak pernah mengikuti orang banyak secara buta, selalu pertanyakan asumsi dasar, dan pahami risiko yang ada di sistem Anda sebagai pengingat kuat bahwa jika sesuatu terlihat terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, mungkin memang begitu.

Baca Juga: Film ‘Home Sweet Loan’: Potret Pahit Generasi Sandwich dan Jebakan Patriarki untuk Anak Perempuan

(*Mira)