3. Terlalu Sering Minum Minuman Manis
Minuman manis, terutama yang mengandung fruktosa tinggi seperti soda, es teh kemasan, dan minuman berenergi, adalah pemicu yang sering terabaikan.
Konsumsi fruktosa dalam jumlah besar terbukti meningkatkan ekskresi kalsium, oksalat, dan asam urat ke dalam urine.
Ketiga zat ini adalah komponen utama pembentuk batu ginjal.
Mengganti minuman manis dengan air putih adalah salah satu langkah pencegahan termudah yang bisa Anda lakukan.
4. Konsumsi Protein Hewani Berlebihan
Bagi pecinta daging, ini mungkin kabar buruk.
Diet yang terlalu tinggi protein hewani (seperti daging merah, unggas, dan telur) dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.
Peningkatan asam urat tidak hanya memicu penyakit asam urat (gout), tetapi juga dapat membentuk batu ginjal jenis asam urat.
Selain itu, diet tinggi protein ini juga menurunkan kadar sitrat dalam urine, padahal sitrat adalah zat alami tubuh yang berfungsi mencegah pembentukan batu kalsium.
5. Gaya Hidup ‘Mager’ (Malas Gerak)
Gaya hidup sedentari atau malas gerak ternyata berdampak pada kesehatan ginjal.
Saat seseorang kurang bergerak atau terlalu banyak duduk, tubuh cenderung melepaskan lebih banyak kalsium dari tulang ke dalam aliran darah.
Kalsium ekstra ini kemudian harus disaring oleh ginjal.
Jika tidak diimbangi dengan hidrasi yang cukup, kalsium yang menumpuk di ginjal ini akan meningkatkan risiko pembentukan batu.
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki secara teratur dapat membantu menjaga metabolisme kalsium tetap normal.
Baca Juga: Kreatinin Tinggi: 7 Makanan yang Harus Dihindari untuk Jaga Kesehatan Fungsi Ginjal
(*Mira)
















