Kecanduan Mengunyah Es Batu? Waspada, Itu Gejala Anemia, Bukan Penyebabnya!

"Kecanduan mengunyah es batu? Waspada, ini bisa jadi gejala anemia defisiensi besi, bukan penyebabnya. Kenali fakta dan hubungannya di sini."
Kecanduan mengunyah es batu? Waspada, ini bisa jadi gejala anemia defisiensi besi, bukan penyebabnya. Kenali fakta dan hubungannya di sini. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Kebiasaan mengunyah es batu, atau yang secara medis dikenal sebagai pagophagia, adalah fenomena yang cukup umum dijumpai.

Sebagian orang melakukannya untuk menyegarkan diri, sementara yang lain merasa itu adalah kebiasaan yang sulit dihentikan.

Di tengah kebiasaan ini, muncul pertanyaan: Benarkah mengunyah es batu bisa menyebabkan anemia?

Jawabannya adalah mitos.

Baca Juga: Pilihan Sehat! 8 Makanan Penambah Darah Anemia, Efektif Tingkatkan Kadar Hemoglobin

Mengunyah es batu tidak menyebabkan anemia.

Faktanya, hubungan antara keduanya justru terbalik.

Keinginan kuat dan terus-menerus untuk mengunyah es batu sering kali merupakan gejala atau tanda dari kondisi medis yang mendasarinya, paling sering adalah anemia defisiensi besi.

Anemia defisiensi besi adalah kondisi di mana tubuh kekurangan zat besi, yang penting untuk memproduksi hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Mengapa Anemia Memicu Keinginan Mengunyah Es?

Meskipun hubungan pastinya masih diteliti, ada beberapa teori mengapa penderita anemia defisiensi besi sering mengalami pagophagia.

Salah satu teori populer adalah bahwa mengunyah es batu membantu meredakan peradangan di mulut (glossitis), yang bisa menjadi salah satu gejala anemia.