Sabet 4 Piala di Busan, Produser Film “Pangku” Bangga Kisah Lokal Bisa Mendunia

Produser film "Pangku" Arya Ibrahim dan Gita Fara saat berfoto dengan jajaran kru dan pemeran film dalam acara gala perdana di Jakarta. (Dok. Ist)
Produser film "Pangku" Arya Ibrahim dan Gita Fara saat berfoto dengan jajaran kru dan pemeran film dalam acara gala perdana di Jakarta. (Dok. Ist)

Produser Gita Fara menambahkan, salah satu kebanggaan terbesar mereka adalah fakta bahwa sebuah kisah lokal yang diangkat dari Indonesia ternyata mampu diterima dan beresonansi dengan khalayak luas, baik di dalam maupun luar negeri.

“Ternyata kisah kecil dari Pantai Utara Pulau Jawa bisa beresonansi dengan semua audiens, di dalam maupun luar negeri. Dan aku rasa itu mungkin salah satu yang sangat kami banggakan juga,” kata Gita.

Mengenai visi rumah produksi mereka, Gambar Gerak Film, Arya Ibrahim memastikan akan terus konsisten mengangkat isu-isu yang relevan dengan masyarakat Indonesia.

Ia menekankan bahwa karya-karya mereka ke depan akan selalu menonjolkan nilai kemanusiaan yang kuat.

“Meskipun ini film pertamanya Reza Rahadian, tapi bukan yang terakhir. Kami memang berencana akan memproduksi beberapa film di ke depannya. Tentunya dengan membawa isu-isu yang menarik di masyarakat sendiri. Dan tentunya dengan karya yang humanis,” kata Arya.

Film “Pangku” dinominasikan di tujuh kategori FFI 2025, termasuk untuk kategori Film Cerita Panjang Terbaik.

Dua aktrisnya juga mendapat nominasi, yakni Claresta Taufan untuk Pemeran Utama Perempuan Terbaik dan Christine Hakim untuk Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik.

Baca Juga: Peluncuran Film dan Buku Kuliner Sambut Pengunjung di Paviliun Indonesia World Expo 2025 Osaka

Film ini dijadwalkan akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 6 November 2025. Tanggal rilis ini bertepatan dengan perayaan satu tahun sejak proses syuting perdana film berlangsung di Indramayu, Jawa Barat.

(*Red)