Enam petugas Jampidsus dan dua anggota tentara dilaporkan mendatangi ruang Informasi Kepabeanan dan Cukai (IKC) untuk meminta data ekspor Crude Palm Oil (CPO).
Di hari yang sama, Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) Surabaya turut digeledah (11.30 – 17.00 WIB).
Dari sana, penyidik menyita ponsel milik kepala kantor, laptop, flashdisk, lima akun CEISA, serta delapan bundel dokumen SHPIB tahun 2022–2023.
Penggeledahan juga menyasar Kantor Bea Cukai Wilayah Bali Nusa Tenggara dan kediaman R. Fadjar Donny Tjahjadi selaku Kepala Kantor Wilayah.
Penyidik menyita ponsel dan buku tabungan milik Fadjar.
Kantor BLBC Medan juga tidak luput dari pemeriksaan. Penyidik menyita ponsel milik Kepala Kantor, sejumlah pejabat eselon IV, dan dokumen Sertifikat Hasil Pengujian dan/atau Identifikasi Barang (SHPIB) tahun 2022 hingga 2024.
Dalam operasi ini, penyidik menyita berbagai barang bukti.
“Ya, pokoknya dokumen. Bisa dokumen, bisa alat elektronik, bisa surat, bisa apa kan? Bisa saja,” kata Anang.
Rangkaian penggeledahan ini didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) No. Prin-71/F.2/Fd.2/09/2025 dan Surat Perintah Penyitaan (Sprin Sita) No. Print-373/F.2/Fd.2/10/2025, yang diterbitkan pada 21 Oktober 2025.
(ra)
















