Sambas  

Ungkap Peredaran Narkotika di Sambas, Polisi Amankan Seorang Perempuan di Sebawi

Tersangka berinisial ES diamankan Satresnarkoba Polres Sambas terkait kasus peredaran narkotika.
Tersangka berinisial ES diamankan Satresnarkoba Polres Sambas terkait kasus peredaran narkotika. (Dok. Polres Sambas)

Selain barang haram tersebut, sejumlah uang tunai yang diduga merupakan hasil penjualan dan barang bukti pendukung lainnya turut diamankan oleh petugas.

Baca Juga: Polsek Sekayam Gagalkan Peredaran Sabu, Seorang Mahasiswa Ditangkap di Penginapan

Kasus ini menambah catatan keterlibatan perempuan dalam lingkaran peredaran narkotika di Sambas. Pihak kepolisian menduga bahwa ES berperan sebagai pengedar skala kecil atau pengecer di wilayahnya.

Ia diduga menyalurkan barang terlarang tersebut kepada para pengguna, khususnya di sekitar wilayah Kecamatan Sebawi.

Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, ES beserta seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Sambas.

Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo, melalui Kasi Humas AKP Sadoko Kasih Wiyono, membenarkan penangkapan tersebut.

AKP Sadoko menyampaikan bahwa penindakan tegas ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun agar tidak mencoba terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, tanpa memandang usia maupun jenis kelamin.

“Kasus ini menunjukkan bahwa peredaran narkoba bisa melibatkan siapa saja. Kami mengimbau masyarakat, terutama para orang tua dan perempuan, agar lebih waspada terhadap ajakan atau bujukan yang mengarah pada kejahatan narkotika,” ujar AKP Sadoko Kasih Wiyono.

Kasi Humas juga menegaskan komitmen Kapolres Sambas untuk terus memperkuat upaya pemberantasan narkoba di seluruh wilayah hukum Polres Sambas.

Baca Juga: Oknum MG Ditangkap Di Asrama Polisi Dengan Setengah Kilogram Sabu, Diduga Kuat Sopir Kapolres Melawi

Pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk kejahatan narkotika.

Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar aktif berpartisipasi dengan segera melapor kepada pihak berwajib jika menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing.

(*Red)