Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Pernahkah Anda merasa tiba-tiba marah karena hal sepele, seperti sendok jatuh atau koneksi internet yang melambat? Atau mungkin Anda mendadak merasa sedih dan ingin menangis tanpa tahu pemicu pastinya? Jika ya, Anda tidak sendirian.
Pengalaman “emosi tanpa sebab” ini sangat umum terjadi dan sering kali membuat kita bingung serta lelah.
Kabar baiknya, emosi jarang sekali muncul tanpa alasan.
Sering kali, ledakan emosi yang terasa acak sebenarnya adalah puncak dari gunung es masalah yang tidak kita sadari.
Baca Juga: Bukan Malas, Ini 5 Tanda Tubuhmu Sudah Kelelahan yang Sering Diabaikan
Emosi tersebut adalah sinyal dari tubuh dan pikiran bahwa ada sesuatu yang perlu diperhatikan.
Berikut adalah empat alasan tersembunyi di balik mengapa kita sering merasa emosi tanpa sebab yang jelas.
1. Kondisi Fisik yang Terabaikan
Kita sering meremehkan hubungan erat antara tubuh dan pikiran, padahal kondisi fisik adalah fondasi utama kestabilan emosi.
Goyahnya fondasi ini bisa disebabkan oleh kurang tidur, dehidrasi, atau gula darah yang anjlok karena melewatkan waktu makan.
Kurang tidur, misalnya, dapat membuat bagian otak yang mengatur emosi menjadi lebih reaktif sehingga Anda lebih mudah “meledak”.
Sebagai solusi, cobalah perhatikan kembali pola tidur Anda agar cukup 7-8 jam semalam, perbanyak minum air, dan jangan biarkan perut kosong terlalu lama, karena perubahan kecil ini bisa memberikan dampak besar.
2. Stres Terpendam dan Beban Mental
Anda mungkin merasa sedang baik-baik saja, namun beban mental atau mental load dari tumpukan pekerjaan, kekhawatiran finansial, hingga masalah keluarga sering kali bekerja di bawah sadar.
Semua ini mengisi “gelas” emosional kita secara perlahan hingga hampir penuh.
Akibatnya, hal-hal kecil yang biasanya bisa ditoleransi berubah menjadi pemicu yang membuat emosi tumpah, tampak seperti ledakan yang tidak proporsional.
Untuk mengatasinya, luangkan waktu 10-15 menit setiap hari untuk “mengosongkan gelas” melalui aktivitas seperti menulis jurnal, meditasi, atau sekadar mengatur napas dalam-dalam.
















