Faktakalbar.id, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melantik pejabat baru untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkaran pemerintahan.
Dalam upacara khidmat yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (8/10/2025), dilantik dua wakil menteri baru, dua asisten khusus presiden, serta puluhan duta besar dan wakil duta besar.
Baca Juga: Prabowo Lantik Brian Yuliarto Pimpin Badan Industri Mineral, Lembaga Baru Pengelola Sumber Daya Alam
Prosesi pelantikan yang dihadiri oleh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Presiden Prabowo memandu langsung pengucapan sumpah jabatan para pejabat yang dilantik.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Prabowo mendiktekan sumpah jabatan yang diikuti oleh para pejabat baru.
Penambahan Posisi Wamendagri dan Wamenkes
Salah satu sorotan utama dalam pelantikan kali ini adalah penambahan masing-masing satu posisi wakil menteri di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Akhmad Wiyagus, seorang purnawirawan Polri peraih Hoegeng Awards 2022, resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan alasan penambahan posisi ini.
“Oleh karena kita semua tahu, negara kita sangat besar 514 kabupaten, 38 provinsi, tentunya dalam rangka pembinaan dan memastikan pembangunan di setiap daerah… Maka Bapak Presiden merasa perlu memberikan tambahan kekuatan di Kementerian Dalam Negeri dengan mengangkat satu Wakil Menteri Dalam Negeri,” ujar Prasetyo.
Sementara itu, posisi Wakil Menteri Kesehatan diisi oleh Benjamin Paulus Octavianus, seorang dokter spesialis paru yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan.
Baca Juga: Daftar Menteri Baru Prabowo: Hasil Reshuffle Kabinet Kedua, Dilantik Hari Ini
Penambahan Wamenkes, menurut Prasetyo, diperlukan untuk menangani tugas Kemenkes yang berat, termasuk membantu kerja Badan Gizi Nasional (BGN).
“Begitu besar dan begitu berat tugas di Kementerian Kesehatan, termasuk juga untuk membantu memastikan beberapa masalah yang terjadi di Badan Gizi Nasional, maka Presiden memutuskan mengangkat dan menambah satu Wakil Menteri di Kementerian Kesehatan,” jelasnya.
Dua Asisten Khusus Bantu Kerja Presiden
Selain wakil menteri, langkah Presiden Prabowo melantik pejabat baru juga mencakup pengangkatan dua Asisten Khusus Presiden.
Mereka adalah Agung Gumilar sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis, dan Dirgayuza Setiawan sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi Analisa Kebijakan.
“Sebenarnya selama ini baik Mas Yuza maupun Mas Agung sudah menjalankan tugas untuk membantu Bapak Presiden. Tadi juga beliau menyampaikan bahwa mengangkat keduanya menjadi asisten khusus Presiden,” kata Prasetyo.
Daftar Duta Besar Baru yang Dilantik
Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga melantik 10 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh serta 1 Wakil Duta Besar untuk ditempatkan di negara-negara sahabat. Berikut daftarnya:
Duta Besar:
Lukman Hakim Siregar (Dubes RI untuk Suriah)
Hotmangaradja Pandjaitan (Dubes RI untuk Singapura)
Laurentius Amrih Jinangkung (Dubes RI untuk Belanda)
















