Rangkaian kegiatan dimulai dari Kampung Budaya dalam rangka halal bihalal daerah pada April 2025, yang diisi tausiah oleh Katib Aam PBNU serta menampilkan prosesi adat multi etnis.
Pada Juli 2025, masyarakat juga menyemarakkan Grebeg Suro oleh keluarga Paguyuban Jawa Ketapang, kemudian dilanjutkan dengan Pentas Seni Budaya Melayu (PSBM) oleh MABM Ketapang pada akhir September 2025.
Baca Juga: Dua Sanksi Menanti Rizky Kabah: Jerat Pidana ITE dan Kewajiban Hukum Adat Dayak Capa Molot
(*AF)
















