Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Ketika berbicara tentang destinasi wisata di Kalimantan Barat, mungkin nama Kabupaten Landak belum sepopuler Singkawang atau Pontianak.
Namun, justru di situlah letak pesonanya.
Jauh dari keramaian kota besar, kabupaten yang beribukota di Ngabang ini menyimpan kekayaan alam dan budaya yang masih sangat otentik dan belum banyak terjamah.
Bagi Anda yang berjiwa petualang dan mencari pengalaman wisata yang berbeda, Kabupaten Landak adalah kanvas petualangan yang sempurna.
Baca Juga: Tak Hanya Garis Khatulistiwa, Ini 4 Destinasi Ikonik di Pontianak yang Wajib Anda Datangi
Daerah ini menawarkan perpaduan antara hutan tropis yang lebat, air terjun megah, perbukitan yang menantang, serta kearifan lokal Suku Dayak yang memikat.
Lupakan sejenak destinasi mainstream.
Mari kita selami beberapa “hidden gem” atau permata tersembunyi yang ada di jantung Kalimantan ini.
1. Riam Dait (Air Terjun Tujuh Tingkat)
Inilah mahakarya alam paling ikonik di Landak. Dijuluki sebagai “Niagara-nya Landak,” Riam Dait bukanlah air terjun tunggal, melainkan formasi tujuh tingkat dengan bebatuan eksotis yang membentang lebar.
Gemuruh air yang jatuh menciptakan suasana magis.
Anda bisa berenang di kolam-kolam alami yang jernih, berkemah di area sekitarnya, atau sekadar duduk di atas batu besar sambil menikmati pemandangan spektakuler.
2. Bukit Samabue
Bagi para pemburu matahari terbit dan lautan awan, Bukit Samabue adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan.
Terletak di Kecamatan Jelimpo, bukit ini menawarkan panorama 360 derajat perbukitan hijau dan lembah yang sering kali diselimuti kabut pagi, menciptakan fenomena “negeri di atas awan” yang menakjubkan.
Perjalanan mendaki yang tidak terlalu berat akan terbayar lunas dengan pemandangan yang disajikan.
3. Air Terjun Bedawat
Jika Riam Dait menawarkan kemegahan, Air Terjun Bedawat di Kecamatan Air Besar menawarkan pesona yang lebih privat dan menenangkan.
Dikelilingi oleh hutan rimbun yang masih asri, air terjun ini memiliki kolam alami berwarna hijau toska yang menggoda siapa saja untuk menceburkan diri.
Suasananya yang tenang menjadikannya tempat yang sempurna untuk relaksasi dan melepaskan penat.
4. Rumah Adat Radakng Aya’
Petualangan di Landak tidak akan lengkap tanpa menyentuh sisi budayanya.
Rumah Adat Radakng Aya’ di Ngabang adalah replika rumah panjang Suku Dayak Kanayatn yang megah.
Di sini, Anda bisa melihat arsitektur tradisional yang khas, ukiran-ukiran kayu yang sarat makna, dan sering kali dijadikan pusat kegiatan adat dan budaya.
Mengunjungi tempat ini akan memberikan Anda pemahaman mendalam tentang kehidupan masyarakat Dayak.
5. Goa Sanjan
Untuk pengalaman yang sedikit berbeda, jelajahi misteri di bawah tanah Landak dengan mengunjungi Goa Sanjan di Kecamatan Sengah Temila.
Goa ini dihiasi oleh ornamen stalaktit dan stalagmit yang terbentuk selama ribuan tahun.
Menelusuri lorong-lorong goa dengan bantuan pemandu lokal akan menjadi pengalaman petualangan yang tak terlupakan.
6. Riam Angan Tembawang
Satu lagi air terjun memukau yang tersembunyi di Kecamatan Jelimpo.
Yang membuat Riam Angan Tembawang unik adalah aliran airnya yang melebar dan jatuh di atas dinding batu berlapis, menciptakan tirai air yang indah.
Tempat ini masih sangat alami dan jarang dikunjungi, memberikan Anda sensasi memiliki air terjun pribadi.
7. Gunung Poteng
Bagi para pendaki dan pencinta flora, Gunung Poteng yang berada dalam kawasan cagar alam menawarkan jalur pendakian yang menantang di tengah hutan hujan tropis.
Selain menjadi habitat bagi berbagai jenis satwa, gunung ini juga dikenal sebagai tempat tumbuhnya bunga Rafflesia Tuan Mudae yang langka.
Baca Juga: Pesona Alam dan Budaya di Pedalaman Borneo: 5 Destinasi Wisata Wajib Kunjung di Sintang
(*Mira)
















