Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Yayasan Palung (YP) bersama tiga Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) melakukan pengecekan dan pemasangan sejumlah alat pemantau pasif di tiga kawasan hutan desa kawasan Hutan Desa Rantau Panjangdi Kabupaten Kayong Utara.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu hingga Kamis (10-18/09/25) ini bertujuan untuk meningkatkan pemantauan keanekaragaman hayati dan kondisi lingkungan hutan.
Program Hutan Desa dari Yayasan Palung ini mendampingi LPHD Muara Palung, LPHD Alam Hijau, dan LPHD Koembang Bertedoeh.
Baca Juga: Perjalanan Kembali ke Rimba: Orangutan Jantan Dewasa Ditranslokasikan ke Hutan Lindung Gunung Tarak
Lokasi kegiatan terpusat di kawasan Hutan Desa Rantau Panjang, Hutan Desa Pemangkat, dan Hutan Desa Pulau Kumbang di Kecamatan Simpang Hilir.
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan melakukan pengecekan dan pelepasan beberapa alat yang telah terpasang sebelumnya.
Peralatan yang diperiksa meliputi enam unit kamera jebak (camera trap), tiga unit bioakustik model lama, tiga unit alat pemantau suhu dan kelembapan (hobo), tiga unit alat pengukur curah hujan, serta lima unit bioakustik tipe Frank yang tersebar di Pulau Kumbang dan Pemangkat.
Baca Juga: Bayi Orangutan Julia Lahir di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Bukti Keberhasilan Konservasi
Sebagai bagian dari pembaruan, tim juga memasang peralatan baru untuk menggantikan yang lama. Enam unit kamera jebak baru dan tiga unit bioakustik baru dipasang di lokasi strategis.
Sementara itu, dua unit alat pengukur curah hujan dan dua unit Hobo yang sebelumnya telah dilepas, dipindahkan dan dipasang kembali di lokasi baru, yaitu di Hutan Desa Pemangkat dan Hutan Desa Rantau Panjang.
(ra)
















