Selain seremoni dan edukasi, momen ini juga dipenuhi empati. Dalam suasana hening, Emil dan Menko PMK Pratikno mengajak hadirin untuk berdoa bersama bagi korban bencana di Jawa Timur, termasuk gempa di Banyuwangi dan Sumenep, serta musibah di pondok pesantren Al Khoziny.
“Suasana yang prihatin ini, mari kita doakan semua petugas semoga diberikan keselamatan. Kepada keluarga korban yang terdampak diberikan kekuatan dan yang kepada yang berpulang khusnul khotimah,” kata Emil.
Peringatan Bulan PRB ini ditutup dengan penyerahan bendera pataka dari Jawa Timur ke Provinsi Banten, menandai semangat yang terus berpindah dan berlanjut.
Baca Juga: Perkuat Respons Darurat, BNPB Bekali TRC Agar Siap Dikerahkan dalam 2×24 Jam
Mojokerto hari ini mengajarkan bahwa di balik setiap peringatan, ada makna kemanusiaan yang tak boleh lepas.
(*Red)
















