Edi Kamtono Lantik Dewas PDAM, Tekankan Peningkatan Layanan dan Penurunan Kebocoran Air

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan arahan kepada jajaran PDAM Tirta Khatulistiwa setelah melantik anggota Dewan Pengawas baru di Aula PDAM. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan arahan kepada jajaran PDAM Tirta Khatulistiwa setelah melantik anggota Dewan Pengawas baru di Aula PDAM. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Menurutnya, kinerja PDAM semakin membaik, terbukti dari surplus sebesar Rp12 miliar dan dividen sebesar Rp17 miliar yang disetorkan kembali ke Pemkot.

Ketua Dewas, Amirullah, mengapresiasi jajaran Dewas yang telah berperan strategis mendampingi Direksi. Ia menegaskan bahwa Dewas adalah penghubung antara KPM dan manajemen PDAM.

Baca Juga: Warga Pontianak Barat Segera Nikmati Air Bersih, Proyek IPA dan Intake PDAM Hampir Rampung

“Seperti yang disampaikan Pak Wali Kota, Dewan Pengawas ini adalah jembatan. Dalam teori keagenan, Dewas berperan penting mewakili pemilik modal dalam mengawal jalannya usaha. Karena itu Dewas dituntut bekerja profesional, transparan, dan berintegritas,” katanya.

Amirullah menambahkan, Dewas bersama jajaran PDAM akan terus mengawal target kinerja, seperti menekan tingkat kebocoran atau non-revenue water di bawah 25 persen hingga 2029 dan memperluas cakupan layanan sambungan rumah baru.

Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa, Wawan Hari Purnomo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun rencana bisnis lima tahunan untuk memperkuat pelayanan dan menekan kebocoran air.

“Saat ini cakupan layanan kita sudah mencapai 90 persen, sehingga masih ada tambahan 7 persen untuk mencapai target 97 persen pada 2029. Dalam rencana bisnis, kami menargetkan penambahan sekitar 19 ribu sambungan baru hingga 2029,” ujar Wawan.

Menurutnya, rata-rata distribusi air dalam satu bulan mencapai sekitar 3,4 juta meter kubik untuk 157 ribu sambungan. Jika kebocoran dapat ditekan, manfaat yang dirasakan masyarakat juga akan lebih besar.

Dengan sinergi antara Pemkot, Dewas, dan jajaran PDAM, target-target tersebut diharapkan dapat tercapai, sekaligus menghadirkan layanan air bersih yang lebih baik bagi warga.

(ra)